Suara.com – Siapa sangka terkadang sepakbola bisa mengalahkan sebuah cinta. Hal itu setidaknya berlaku pada pasangan asal India ini.

Dilansir dari India Today, seorang pria nekat meninggalkan calon istrinya di saat melangsungkan upacara pernikahan . Ya, pria asal Kerala, India itu rela meninggalkan pesta perkawinan selama beberapa menit demi memperkuat tim sepak bolanya bertanding.

Usut punya usut, Ridvan kala itu dihadapkan pada pilihan sulit antara harus melanjutkan pesta pernikahan atau memperkuat tim sepak bola yang ia perkuat. Tak disangka, Ridvan ternyata memilih bermain bola di tengah pesta pernikahannya sedang dilangsungkan.

Ridvan meminta kepada sang calon istri untuk menunggu selama beberapa menit agar ia tetap bisa membela klubnya. Tanpa menunggu persetujuan, ia pun langsung tancap gas bermain bola.

Berposisi sebagai bek di klub FIFA Menjeri, perjuangan Ridvan nampak tak sia-sia, sebab ia berhasil mengantarkan timnya meraih kemenangan. Tak lama setelah laga usia, Ridvan kembali ke pelaminan sembari diiringi oleh rekan-rekan setimnya.

Sebagai informasi, FIFA Menjeri bukanlah klub profesional di India, melainkan salah satu klub yang bertanding dalam Liga 7 Malappuram. Kompetisi sepak bola dengan tujuh pemain yang tengah populer di India.

Keputusan tersebut tentu saja membuat sang mempelai wanita naik pitam. Namun apa daya kalau sudah cinta, pesta pernikahan pun tetap dilanjutkan dan mereka kini telah resmi menjadi suami istri.

Sementara itu, aksi nekat Ridvan meninggalkan pesta pernikahan demi main sepak bola mengundang perhatian Menteri Pemuda dan Olahraga India, Rajyavardhan Rathore.

Dalam unggahan dalam Twitter pribadinya @Ra_THORe, ia menuliskan ‘Ridvan meminta 5 menit dari pengantinnya pada hari pernikahannya untuk bermain sepak bola! Gairah apa! Saya ingin bertemu dengan dia!’

Komentar Menteri Pemuda dan Olahraga India, Rajyavardhan Rathore dalam Twitter pribadinya. (Twitter/@Ra_THORe)Komentar Menteri Pemuda dan Olahraga India, Rajyavardhan Rathore dalam Twitter pribadinya. (Twitter/@Ra_THORe)

(bolatimes.com / Rauhanda Riyantama)