Suara.com – Persita Tangerang akan menjamu Arema FC pada leg kedua babak 32 besar Piala Indonesia 2019. Manajemen Persita mengharapkan para pemainnya untuk menunjukkan penampilan terbaik sebagai tuan rumah.

Persita akan menghadapi Arema FC di Stadion Sport Center Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, Minggu (3/2/2019) . Persita harus bekerja keras karena dalam kondisi tertinggal setelah Arema FC menang 4-1 di leg pertama.

“Jika mampu mengalahkan Arema maka ini merupakan bonus atas kerja keras dan dapat dianggap juga sebagai tantangan,” kata manajer Persita I. Nyoman Suryanthara di Tangerang, Rabu (30/1/2019).

Nyoman mengatakan bila melihat kinerja pada laga sebagai tamu di Stadion Kanjuruhan, Malang bahwa tim dapat mengimbangi permainan tuan rumah pada babak kedua.

Hal itu, katanya, pemain memang babak awal belum beradaptasi dengan lapangan dan kekompakan tim, tapi ketika itu sanggup menguasai jalannya pertandingan.

Pada pertandingan leg pertama di Malang itu, tuan rumah unggul dengan skor 4-1 (3-0) dan gol satu-satunya dari tim berjuluk Pendekar Cisadane adalah Chandra Waskito Kusumawardana.

Nyoman menambahkan meski beda kasta, Persita bertengger pada Liga II dan Arema di Liga I tapi pemain masih mampu melakukan perlawanan meski terdapat tiga pemain asing memperkuat tim Singo Edan itu.

Pelatih sementara Persita, Wiganda Saputra mengatakan strategi permainan tidak banyak berubah ketika bertemu Arema seperti yang dilakukan saat di Malang.

Wiganda mengatakan peran lini belakang lebih difungsikan agar serangan lawan dapat dipatahkan termasuk pemain lini tengah untuk mengatur pergerakan bola.

Dia mengatakan pertandingan ini dianggap sebagai pemanasan untuk Liga II nantinya, minimal pemain dapat pelajaran bila menghadapi pemain senior seperti Arema yang diperkuat Hamka Hamzah serta tiga pemain asing.

Komposisi pemain Persita sedikit mengalami perubahan menghadapi tim tamu dengan menurunkan Yogi Triyana (kiper), Amri Alamsyah Saputra, Rico Sanjaya (belakang).

Tim berseragam serba ungu itu rencananya menurunkan, Aditia Gigis Hermawan, Egi Melgiansyah, Hendri Rivaldi, Muhammad Toha dan Syarif Wijianto (tengah). Lini depan dipercayakan kepada Aldi Al Achya, Sirvi Arvani dan Chandra Waskito. (Antara)