Suara.com – Legenda sepak bola Prancis, Thierry Henry , yang baru saja dipecat dari kursi pelatih AS Monaco membubuhkan surat perpisahan yang menyiratkan keikhlasan berbalut kesedihan atas nasibnya tersebut.

Namun di sisi lain, Henry juga mengungkapkan bahwa kendati waktu melatih Monaco terbilang singkat ia menikmati setiap detik perannya di klub yang menjadi titik tolak kariernya semasa mengolah si kulit bundar itu.

Berikut adalah isi lengkap surat perpisahan Henry yang disiarkan laman resmi Monaco pada Sabtu dini hari WIB.

“Dengan berat hati saya harus berpisah dari AS Monaco. Kendati perjalanan pendek saya penuh perjuangan dan tantangan, saya menikmati setiap detiknya di klub luar biasa ini. Ambisi dan filosofi saya sejak bergabung jelas, klub selalu yang utama.

Saya sangat yakin bahwa tim yang dihuni pemain lama dan sejumlah pemain baru ini telah berada dalam kondisi yang lebih baik untuk menghadapi paruh kedua musim ini serta melaju dalam rentetan kemenangan dan melunasi potensi yang dimiliki.

Saya ingin berterima kasih kepada Vadim Vasilyev dan Michael Emenalo yang telah memberikan saya kesempatan di klub masa kecil saya dan tentu saja bagi para penggemar dan staf yang selalu memberi sambutan hangat sepanjang saya melatih tim ini.

Saya sungguh-sungguh berharap pengganti saya akan membawa AS Monaco menjadi lebih kuat dan mengharapkan tim selalu sukses di masa mendatang, diawali dengan kemenangan di Dijon serta mengangkat trofi Piala Liga Prancis dan kembali menjejaki Eropa! #DAGHEMUNEGU (arti: Ayo Monaco!)”

Thierry Henry diperkenalkan sebagai pelatih baru AS Monaco dalam jumpa pers di Monaco. (Valery HACHE / AFP) Thierry Henry diperkenalkan sebagai pelatih baru AS Monaco dalam jumpa pers di Monaco. (Valery HACHE / AFP)