Suara.com – Juventus harus susah payah menghadapi Lazio meski akhirnya mampu memetik kemenangan. Pelatih Juventus, Massimiliano Allegri mengakui anak asuhnya kewalahan meladeni permainan Lazio. Meski begitu ia tetap mengapresiasi kerja keras dari Giorgio Chiellini dan kolega.

Juventus kembali meraih kemenangan pada pekan ke-21 Serie A Italia musim 2018/2019. Bertandang ke Stadion Olimpico, Senin (28/1/2019) dinihari WIB, Bianconeri berhasil meraih kemenangan tipis 2-1.

Hasil itu tentu menjadi prestasi yang membahagiakan karena melanjutkan tren tak terkalahkan di kompetisi negeri Pizza selama 21 pertandingan.

Namun, yang menjadi catatan, Juventus meraih kemenangan dengan susah payah. Bahkan, pada babak pertama, mereka hanya mampu menciptakan satu tendangan ke gawang.

Semakin kelimpungan ketika Emre Can melakukan gol bunuh diri pada menit ke-59. Beruntung Joao Cancelo mampu menyeimbangkan keadaan di menit ke-74 dan Cristiano Ronaldo mampu membalikkan keadaan menjadi 2-1 setelah sukses mengeksekusi hadiah penalti dua menit menjelang waktu bubar.

Namun, di atas itu semua, Massimiliano Allegri mengakui ada kesalahan yang dirinya buat. Ia mencoba memainkan Emre Can tidak pada posisinya, hingga pada akhirnya masuknya Federico Bernardeschi mengubah kondisi di lapangan.

“Kami tak tampil baik selama sejam pertama, tapi saya rasa di setengah jam terakhir jadi lebih baik. Saat turun minum, saya bilang ke anak-anak untuk mengumpan dengan lebih bersih, tidak membuat terlalu banyak kesalahan karena tergesa-gesa,” kata Allegri kepada Sky Sport Italia, dilansir dari Football-Italia.

“Masuknya Federico Bernardeschi dan Cancelo membuat kami lebih tertata. Ini laga yang sulit, tapi saya sudah ada di Juventus selama lima tahun dan tak pernah menjalani laga mudah di Olimpico melawan Lazio, jadi bukan kejutan lagi,” lanjutnya.

“Ini tanggung jawab saya, karena saya mencoba memainkan Emre Can di depan lini pertahanan dan itu adalah sebuah kesalahan. Dia belum punya ketepatan waktu untuk main di sana, jadi saya menempatkannya di posisi yang sangat sulit. Saya menukarnya dengan Bentancur dan segalanya jadi lebih baik,” tutur Allegri.

“Pressing Lazio jadi masalah untuk kami, terutama karena umpan-umpan kami begitu kacau. Rasanya seperti kami mengenakan jersey yang berbeda-beda di babak pertama karena kami tak bisa mengoper ke rekan setim. Kami menyesuaikan beberapa hal dan tampil lebih teratur, sehingga menuntaskan laga dengan baik,” tutup mantan pelatih AC Milan tersebut.

Tiga poin atas Lazio membuat Juventus semakin kokoh di puncak klasemen sementara dengan mengantongi 54 poin dari 21 pertandingan Serie A Italia musim 2018/2019. Perolehan itu membuat mereka unggul 11 poin dari Napoli yang duduk di posisi kedua. (bolatimes.com / Irwan Febri Rialdi)