Suara.com – Manajemen Madura United FC kembali merekrut pemain timnas Indonesia Syahrian Abimanyu untuk kompetisi Liga 1 Indonesia 2019. Pemain yang berposisi sebagai gelandang ini, sebelumnya memperkuat Sriwijaya FC.

Menurut Manajer Madura United FC Haruna Soemitro di Pamekasan, Sabtu (26/1/2019), komunikasi dengan Syahrian telah lama dilakukan pihak manajemen Madura United FC.

“Seharusnya proses penandatanganan kontrak dengan Syahrian Abimanyu sudah dilaksanakan kemarin. Tetapi, karena saya terlambat dari Jakarta, penandatangan kontrak Syahrian direncanakan hari ini,” kata Haruna dalam keterangan tertulis.

Pesepak bola kelahiran Banjarnegara 25 April 1999 ini melengkapi 11 pemain yang bergabung dengan klub Madura United FC.

Sepuluh pemain timnas lainnya yang telah bergabung dengan klub berjuluk “Laskar Sape Kerrap” ini adalah Muhammad Ridho Djazulie (kiper/timnas), Andik Vermansah (timnas)), Alberto Goncalves da Costa (timnas), dan Al-Fath Fathier (timnas).

Selanjutnya, Zulfiandi (timnas Indonesia senior), Fachruddin Wahyudi Aryanto (timnas), Satria Tama Hardianto (kiper/timnas Indonesia U-22), Muhammad Rifad Marasabessy (timnas Indonesia U-19), Kadek Raditya Maheswara (timnas Indonesia U-19), dan Dava Aldiansyah Ramadhan (timnas Indonesia U-19).

Syahrian Abimanyu merupakan salah satu gelandang muda yang memiliki kualitas di lini tengah. Dalam dua tahun terakhir, 2017-2018, pemain kelahiran Banjarnegara itu menjadi gelandang andalan Indra Sjafri di timnas Indonesia U-19.

Pada kompetisi Liga 1 Indonesia musim lalu, dia bergabung dengan Sriwijaya FC, sementara ayah kandungnya Rasiman saat itu menjadi asisten pelatih membantu pelatih kepala Rahmad Darmawan. Namun, Rahmad kemudian memutuskan hengkang ke Mitra Kukar di pertengahan musim 2018. Sementara Rasiman memilih menjadi asisten pelatih di Madura United sejak pertengahan musim lalu hingga sekarang.

Menurut Haruna, bergabungnya Syahrian Abimanyu bukan karena ayahnya, tetapi benar-benar pertimbangan profesionalisme.

“Tidak ada nepotisme di Madura United, mau bapaknya pelatih, pemain, atau siapapun, kalau pemain itu bagus, pasti kami akan merekrutnya,” ujar Haruna seperti dimuat Antara.