Suara.com – Manchester City harus menelan pil pahit pada pekan ke-24 Liga Inggris 2018/2019. Sowan St James’ Park yang merupakan markas tim papan bawah Newcastle United , Rabu (30/1/2019) dini hari WIB, Man City diluar dugaan menyerah dengan skor 1-2.

Man City sejatinya unggul lebih dulu setelah Sergio Aguero mencetak gol kilat saat laga baru berjalan satu menit. The Citizens -julukan Man City- sendiri praktis menguasai jalannya laga dari awal sampai akhir, sebagaimana mereka mendominasi ball possession hingga 77 persen.

Tak hanya itu, tim asuhan Pep Guardiola itu juga mencatatkan 12 percobaan tembakan, dengan empat diantaranya on target. Sementara itu Newcastle cuma bikin enam dengan dua tepat sasaran.

Namun kredit untuk Newcastle, dua tembakan tepat sasaran itu seluruhnya berbuah gol di babak kedua. Penyerang Salomon Rondon menyamakan kedudukan pada menit 65, sebelum Matt Richie mencetak gol kemenangan Newcastle lewat titik putih pada menit 80.

Guardiola sendiri sejatinya punya kans untuk mematahkan rekor Jose Mourinho di Premier League. Laga dini hari tadi merupakan laga ke-100 Guardiola di Liga Inggris. Namun mengingat Man City menelan kekalahan, Guardiola pun urung mengungguli eks manajer Chelsea dan Manchester United itu.

Mourinho mengoleksi 237 poin dari 100 pertandingan pertamanya sebagai manajer di Premier League, sementara Guardiola tiga poin lebih sedikit. Sedangkan dari jumlah kemenangan, kedua pelatih top ini sama-sama mengumpulkan 73 kemenangan dari 100 pertandingan pertama mereka di Liga Inggris.

Guardiola sendiri tak bisa menyembunyikan kekecewaannya atas kekalahan Man City dari Newcastle ini. Ia mengakui jika pasukannya memang tampil buruk.

“Malam ini bukan yang terbaik bagi kami, kami tidak tampil bagus. Bisa dibilang kami memang tampil buruk,” buka Guardiola seperti dimuat BBC Sport.

“Kami tidak memiliki ritme permainan, lamban dan kurang agresif. Pertandingan tadi tidak bagus. Kami tidak mempertahankan bola kedua dengan baik. Kami harus berbenah ke depannya,” tutur eks pelatih Barcelona dan Bayern Munich itu.

Man City, yang telah empat kali kalah di Liga Inggris 2018/2019, pun tertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan raihan 56 poin dari 24 laga, terpaut empat poin dari Liverpool yang ada di puncak.

Selisih empat poin tersebut pun bisa melebar jadi tujuh poin jika Liverpool berhasil mengalahkan Leicester City di Anfield, dini hari nanti.

“Kami memiliki kesempatan hari ini untuk mengurangi jarak. Besok adalah pertandingan bagi lawan kami (Liverpool). Ketika Anda tertinggal di klasemen, Anda harus memenangi pertandingan. Namun kami tidak bisa melakukan itu lawan Newcastle. Saya dan semua pemain tentu kecewa berat,” celoteh Guardiola.

“Saya tahu tantangannya besar, di semua kompetisi begitu. Jika Anda ingin naik sebagai klub, Anda harus menerima tantangan. Saya lebih memilih di posisi itu. Kami akan siap untuk tantangan yang menanti di depan,” tandas juru taktik berkepala plontos asal Spanyol itu.